Search

Sumpah Pemuda dan Hari Bahasa: Momentum Pilih Kosa Kata Mulia

sumpah-pemuda-dan-hari-bahasa-momentum-pilih-kosa-kata-mulia
Fotografer: Humas Kanwil

Pringsewu – Peringatan Hari Sumpah Pemuda sekaligus Hari Bahasa di MAN 1 Pringsewu pada Senin (28/10/2024) menjadi momen refleksi bagi generasi muda untuk lebih bijak dalam memilih kata saat berkomunikasi.

Dalam upacara yang dipimpin oleh Pembina Pramuka Taufik Siswoyo, pesan moral mengenai pentingnya menggunakan kosa kata yang baik dan beradab disampaikan kepada seluruh pelajar.

Taufik Siswoyo mengingatkan para siswa bahwa apa yang mereka ucapkan mencerminkan hati dan pribadi masing-masing.

"Pilih kata dengan baik. Menggunakan kata buruk seperti ‘anjay’, ‘anjir’, dan lainnya tidak akan membuat kalian terlihat lebih keren atau menarik. Justru sebaliknya, perkataan yang baik akan memberikan kesan positif pada diri kita,” ujarnya.

Taufik menekankan bahwa peringatan Hari Sumpah Pemuda dan Hari Bahasa harus dimaknai sebagai ajang introspeksi, agar generasi muda dapat menghidupkan kembali semangat pemuda 1928 yang cinta bangsa dan bahasa.

"Mari kita jadikan bahasa sebagai alat pemersatu, dan gunakan kosa kata yang baik serta mulia saat berkomunikasi," tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, Taufik juga menyampaikan bahwa penggunaan bahasa yang santun dan positif tidak hanya mencerminkan kepribadian yang baik tetapi juga membentuk budaya komunikasi yang lebih sehat di kalangan pelajar.

“Kita adalah agen perubahan; dengan memilih kata-kata yang baik, kita membangun citra diri dan bangsa yang lebih baik,” pesan Taufik.

Sementara Kepala MAN 1 Pringsewu, Fathul Bari, menyampaikan pesan penting dalam peringatan Hari Sumpah Pemuda dan Hari Bahasa, Senin (28/10/2024). Ia mengajak seluruh pelajar untuk merenungkan peran bahasa dalam membentuk karakter dan semangat kebangsaan.

Fathul Bari menekankan pentingnya menjaga tutur kata yang baik sebagai cerminan budi pekerti luhur serta identitas bangsa.

“Pemuda adalah agen perubahan, dan salah satu kekuatan kita adalah melalui kata-kata. Pilihlah kata yang baik dalam setiap komunikasi, karena setiap kata adalah cerminan dari kepribadian dan jati diri kita,” ujar Fathul Bari.

Ia juga mengajak para pelajar untuk menjadikan peringatan ini sebagai momentum dalam menjaga persatuan dan kebersamaan melalui penggunaan bahasa yang sopan dan positif.

“Mari kita jaga keutuhan bangsa dengan berbahasa yang santun, saling menghormati, dan memilih kosa kata yang mulia. Dengan bahasa, kita jalin persatuan, dan dengan semangat pemuda, kita bangun masa depan yang lebih baik," tutupnya.


Editor: Humas Kanwil
Copyright : Datin Kanwil