Pringsewu, Teknologi yang semakin canggih dan menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan manusia tidak boleh menggerus karakter dan jati diri bangsa. Pesan ini disampaikan oleh Esmanto, Pembina Upacara Pengibaran Bendera di MAN 1 Pringsewu pada Senin (18/11/2024) di lapangan kampus setempat.
Dalam amanatnya, Esmanto mengingatkan pentingnya memanfaatkan teknologi secara bijak. Ia menekankan bahwa perkembangan teknologi dapat menjadi alat untuk kemajuan, tetapi tidak boleh melupakan nilai-nilai budaya, agama, dan identitas nasional.
"Teknologi adalah alat, bukan tujuan. Jangan sampai kemajuan teknologi membuat kita kehilangan karakter, etika, dan jati diri sebagai bangsa yang bermartabat," ujar Esmanto dengan penuh semangat.
Esmanto juga memberikan contoh konkret tentang cara menjaga karakter di era digital dan sosial. Ia menekankan pentingnya adab dalam keseharian, seperti memberi salam dan berjabat tangan saat bertemu dengan guru, serta menghindari perilaku negatif seperti bullying, terutama di media sosial.
"Perilaku sederhana seperti mengucapkan salam dan berjabat tangan kepada guru mencerminkan penghormatan dan karakter yang baik. Hindari pula menggunakan media sosial untuk menyebarkan kebencian atau melukai perasaan orang lain. Jadilah pengguna teknologi yang membawa manfaat, bukan mudarat," tambahnya.
Ia juga mengajak para siswa untuk terus membangun kepribadian yang kuat dengan menjaga disiplin, integritas, serta nilai-nilai luhur yang diajarkan agama dan budaya.
Kepala MAN 1 Pringsewu, Fathul Bari, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut, menyampaikan apresiasinya atas pesan inspiratif yang disampaikan. "Kami berharap siswa MAN 1 Pringsewu dapat menjadi generasi yang tidak hanya cerdas secara teknologi, tetapi juga memiliki karakter yang kuat dan berkontribusi positif bagi masyarakat," ungkapnya.
Kegiatan upacara ini dihadiri oleh seluruh siswa, guru, dan staf MAN 1 Pringsewu sebagai bagian dari komitmen madrasah dalam membangun karakter siswa melalui kegiatan rutin yang bermakna.
teknologi-jangan-sampai-hilangkan-karakter-dan-jati-diri
Fotografer:
Humas Kanwil
Editor:
Humas Kanwil
Copyright :
Datin Kanwil
