Lampung, Kanwil (Humas) – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Lampung Zulkarnain menerima audiensi dari Pengurus Masjid Raya Al-Bakrie Lampung, Senin, 29 Juni 2026.
Kunjungan tersebut dalam rangka koordinasi Program Nikah Massal yang bertajuk Begawi Cinta Lampung 2026.
Pada kesempatan itu, Kakanwil mengungkapkan bahwa pihaknya sangat mendukung adanya program yang digagas oleh Pengurus Masjid Raya Al-Bakrie Lampung.
“Saya sangat mendukung, bila perlu untuk tenaga penghulu nanti dibuatkan surat tugas dan dipilihkan juga penghulu yang berkualitas. Selain itu, administrasi berupa dokumen harus benar-benar valid dan terverifikasi dengan baik. Agar acara dapat berjalan lancar dan tidak timbul masalah di kemudian hari,” pesannya.

Kakanwil juga menegaskan kepada para penghulu yang nantinya turut membantu pada program nikah massal ini agar tidak ada pungutan dan harus zero biaya.
“Penghulu tidak boleh ada pungli. Kita akan kerahkan semua Kepala KUA untuk menjadi penghulu pada acara tersebut dan pilih yang memiliki track record bagus. Pokoknya semua harus gratis, karena untuk kemaslahatan umat. Yang perlu di ingat adalah Kepala KUA atau Penghulu itu hanya membantu mencatatkan, bukan Wali Nikah. Semangat terus untuk kita berjihad di jalan Allah,” tutur Kakanwil.

Sebelumnya, Ketua Badan Pengurus Masjid Raya Al-Bakrie Lampung, KH. Basyaruddin Maisir AM memaparkan bahwa program nikah massal akan dilaksanakan pada tanggal 17 Juli 2026 dan sudah ada 33 pasangan calon pengantin yang lulus seleksi administrasi.
“Alhamdulillah antusiasme masyarakat sangat luar biasa terhadap program ini. Karena baru perdana, maka kita baru berfokus pada pasangan nikah baru. Nikah massal ini adalah salah satu program yang kami unggulkan. Maka, sebagai informasi, kita akan berikan fasilitas nikah berupa mahar, ballroom yang di dekor, pakaian pengantin, dan rencananya akan kita arak juga. Terima kasih kepada Pak Kakanwil dan jajaran atas dukungannya kepada kami. Semoga acara ini dapat berjalan dengan lancar nantinya,” ujarnya.