Tulang
Bawang, Kemenag (Humas) – Kepala Kantor Kementerian
Agam Kabupaten Tulang Bawang Ahmad Jalaluddin menghadiri Rapat Koordinasi Aliran
Kepercayaan dan Aliran Keagamaan dalam Masyarakat (Pakem) Kabupaten.
Tim
Pengawasan Aliran Kepercayaan dan Aliran Keagamaan dalam Masyarakat (Pakem)
Kabupaten Tulang Bawang menggelar rapat koordinasi dalam rangka penyusunan
program kerja tahun 2025. Rapat berlangsung di Aula Kejaksaan Negeri Tulang
Bawang, Kamis (27/02/2025).
Rapat dipimpin oleh Kasi Intelijen Kejaksaan Negeri Tulang Bawang dan dihadiri oleh Asisten I Setdakab Tulang Bawang, perwakilan Polres Tulang Bawang, Kesbangpol, Ketua MUI, FKUB, serta para tokoh agama.
Dalam
pembahasan, Tim Pakem menekankan pentingnya deteksi dini terhadap aliran
kepercayaan dan aliran keagamaan yang berpotensi menimbulkan keresahan
masyarakat. Penyusunan program kerja tahun 2025 juga diarahkan pada penguatan
sinergi lintas sektoral dalam menjaga kerukunan dan harmonisasi kehidupan
beragama di Tulang Bawang.
Kepala
Kementerian Agama Kabupaten Tulang Bawang, Jalaluddin menyampaikan bahwa
pengawasan terhadap aliran kepercayaan harus dilakukan secara bijak dengan
pendekatan humanis.
"Penguatan pemahaman moderasi beragama dan sinergi seluruh stakeholder sangat penting untuk menjaga kondusivitas masyarakat," ujar Jalaluddin.
Hasil
rapat ini menghasilkan komitmen bersama untuk meningkatkan sosialisasi kepada
masyarakat terkait pemahaman keagamaan yang moderat, toleransi, serta
pencegahan terhadap ajaran yang menyimpang dari ketentuan hukum dan norma yang
berlaku.
Tim Pakem Tulang Bawang berkomitmen terus berperan aktif dalam menjaga kerukunan dan ketertiban masyarakat melalui upaya preventif dan edukatif. sesuai dengan peraturan perundang - undangan yang berlaku, demi terciptanya kedamaian dan kerukunan antar umat beragama di Kabupaten Tulang Bawang.
