Search

Tingkatkan Kompetensi Numerik, Jalaluddin Bekali Guru Madrasah Dengan Metode Gasing

tingkatkan-kompetensi-numerik-jalaluddin-bekali-guru-madrasah-dengan-metode-gasing
Fotografer: Humas Kanwil

Tulang Bawang, Kemenag (Humas) - Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tulang Bawang Ahmad Jalaluddin membuka sekaligus memberikan pembinaan dalam Bimtek Madrasah Pandai Berhitung menggunakan motede Gasing diligkungan KKM  MIN 1 dan MIN 2 Tulang Bawang, bertempat di Gedung  MIN 1 Tulang Bawang, Rabu (16/10/2024).

Turut hadir mendampingi Kepala Kemenag, Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Eviyana, Ketua Pokjawas  Rokhman, Kepala Madrasah MIN 1 Tulang Bawang, Triyani Kepala Madrasah 2 Tulang Bawang Maimunah, Peserta dari  KKM MIN 1 dan MIN 2 serta para guru.

Kegiatan  Bimbingan Teknis Pandai Berhitung dengan Metode Gasing  ini adalah salah satu langkah strategis untuk meningkatkan kemampuan guru dalam mengajarkan matematika, khususnya berhitung, kepada siswa dengan cara yang  Gampang, Asyik, dan Menyenangkan, Metode ini diharapkan dapat mengubah persepsi siswa yang selama ini mungkin menganggap matematika sebagai pelajaran yang sulit dan menakutkan, menjadi lebih mudah dan menyenangkan.


Dalam sambutannya, Ahmad Jalaluddin menyampaikan harapannya agar peserta dapat memanfaatkan pelatihan ini secara maksimal. “Kita semua memiliki tanggung jawab besar untuk mentransformasikan cara belajar dan mengajar berhitung. Saya berharap Bapak/Ibu dapat mengambil manfaat sebesar-besarnya dari pelatihan ini, tidak hanya untuk diri sendiri, tetapi juga untuk siswa-siswa yang nantinya akan Meningkatkan Kualitas mereka tentang berhitung," tuturnya.

Kepala Kemenag juga menekankan beberapa arahan penting. Pertama, beliau menggarisbawahi pentingnya pemahaman metode gasing.  "Pastikan Bapak/Ibu benar-benar memahami metode ini dengan baik, sehingga dapat diterapkan secara efektif di kelas. Pemahaman yang mendalam akan menjadi kunci sukses dalam mengajarkan konsep berhitung kepada siswa,” tegas Kakankemenag.

Selanjutnya, Jalaluddin  mendorong agar penerapan metode ini Penerapan Konsisten dan Kreatif. "Saya mendorong agar metode ini tidak hanya berhenti pada pelatihan hari ini, tetapi benar - benar diterapkan dalam kegiatan belajar mengajar di madrasah. Konsistensi sangat penting, dan saya juga berharap Bapak/Ibu dapat kreatif dalam mengembangkan metode ini agar sesuai dengan kebutuhan siswa masing - masing,” tambahnya.


Selain itu, Beliau juga menekankan perlunya Monitoring dan Evaluasi. "Setelah pelatihan ini, saya minta kepala madrasah dan guru - guru untuk melakukan evaluasi secara berkala terhadap dampak penerapan metode ini. Apakah siswa mengalami peningkatan dalam kemampuan berhitung? Apakah ada perubahan sikap siswa terhadap matematika? Evaluasi yang baik akan membantu kita memperbaiki dan mengoptimalkan proses pembelajaran,” ujarnya.

Terakhir, Sinergi dan Kolaborasi. "Saya mengajak Bapak/Ibu untuk terus bersinergi dengan kepala madrasah, rekan sejawat, serta instruktur dari luar untuk memastikan keberhasilan program ini. Kegiatan seperti ini juga menjadi ajang untuk saling berbagi pengalaman dan solusi dalam menghadapi tantangan di dunia pendidikan,” pungkasnya.

"Saya sangat berterima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung terlaksananya kegiatan ini. Semoga melalui Bimtek ini, kita dapat membawa perubahan positif dalam dunia pendidikan di Tulang Bawang, dan khususnya di madrasah - madrasah kita. Mari kita bersama - sama berusaha menciptakan generasi yang cerdas, kreatif, dan berakhlak mulia, yang akan menjadi kebanggaan bagi kita semua,” tandasnya. (dody)


Editor: Aditya Catur

Editor: Humas Kanwil
Copyright : Datin Kanwil