Bandar Lampung, MAN 2 (Humas)--OSIS MAN 2 Bandar Lampung melaksanakan kegiatan Orientasi Gabungan (ORGAB) dan Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK) tahun pelajaran 2024-2025.
Kegiatan yang berlangsung selama 2 hari, Jumat dan Sabtu 6-7 September 2024 ini dihadiri oleh Kepala MAN 2 Bandar Lampung Nauval, Kepala TU Agustaman Hamdan, 9 pembina Ekstrakulikuler,13 unit organisasi ekstrakulikuler yang terdiri atas 321 peserta didik kelas X, 66 peserta LDK kelas XI, pendamping ORGAB 145 orang kelas XI dan XII, panitia OSIS 11 orang. Pelaksanaan ORGAB dan LDK dibuka secara langsung oleh Kepala MAN 2 Bandar Lampung, Nauval yang ditandai dengan penyematan tanda peserta, jum'at (6/9/2024).
Dalam sambutannya Nauval mengatakan, orientasi Gabungan bertujuan untuk menggantikan kepengurusan yang lama dan memberikan arahan serta pemahaman mengenai roda organisasi. Proses orientasi gabungan yang berlangsung harus sesuai dengan tujuan OSIS. Dimana OSIS memiliki posisi lebih tinggi dibandingkan ekstrakulikuler lainnya dan dalam struktur OSIS terdapat bidang-bidang yang akan diisi oleh ketua-ketua dari masing-masing ekstrakulikuler.
Menurut Nauval, setiap ekstrakulikuler diwajibkan untuk membuat Anggaran Dasar (AD) dan Anggaran Rumah Tangga (ART) sebagai dasar kegiatannya. Masih dalam sambutannya Nauval mengatakan “Unit-unit organisasi diharuskan memiliki program kerja yang dibahas dalam materi umum LDK dan program kerja tersebut harus disesuaikan dengan materi yang dipelajari saat LDK” demikian imbuhnya.
Nauval juga mengatakan “Organisasi bertujuan untuk menyalurkan minat dan bakat, serta mempersiapkan masa depan kalian. Melalui organisasi, kalian dapat mengembangkan karir dan keterampilan, baik dalam kehidupan sosial maupun politik saat dewasa nanti dengan aktif dalam kegiatan organisasi kalian akan belajar kepemimpinan, kerjasama, dan tanggung jawab yang semuanya merupakan bekal penting untuk masa depan yang lebih sukses," paparnya.
Setiap ekstrakulikuler wajib membuat program kerja sebagai panduan untuk melaksanakan kegiatan saat pertemuan rutin, dimana program kerja ini harus disesuaikan dengan jadwal belajar, mengingat madrasah kita memiliki program unggulan seperti Tahfiz dan Mafikib, hal ini bertujuan agar kegiatan ekstrakulikuler tidak mengganggu proses pembelajaran. (Nurul H dan Tim)
Editor : Fadilah
