Search

Uji Kompetensi JF Manajemen ASN, Wujud Komitmen Penguatan Sistem Merit

uji-kompetensi-jf-manajemen-asn-wujud-komitmen-penguatan-sistem-merit
Fotografer: Humas Kanwil

Lampung Kemenag (Humas)---Dalam rangka percepatan pengembangan kompetensi dan pengembangan karier jabatan fungsional bidang kepegawaian serta peningkatan pelayanan pembinaan jabatan fungsional bidang kepegawaian, BKN menyelenggarakan Uji Kompetensi (ukom) periode Februari 2026, yang dimulai pada hari Rabu (12/2/2026). Ukom dilaksanakan untuk memfasilitasi PNS yang akan berpindah dalam jabatan fungsional (JF) manajemen ASN serta promosi kenaikan jenjang jabatan.

Kegiatan yang dilaksanakan secara daring ini, diikuti oleh para pejabat dan calon pejabat fungsional Manajemen ASN dari berbagai unit kerja. Adapun peserta dari satker di lingkungan Kanwil Kementerian Agama Provinsi Lampung berjumlah 4 (empat) orang, yang terdiri 2 (dua) orang peserta ukom perpindahan jabatan, dan 2 (dua) peserta lainnya mengikuti ukom kenaikan jenjang jabatan, baik ke ahli muda maupun ke ahli madya.

Ukom dilaksanakan sebagai bagian dari mekanisme pengangkatan, kenaikan jenjang jabatan, serta evaluasi kompetensi sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Pelaksanaan ukom dilakukan melalui beberapa tahapan, yang dimulai dari seleksi administrasi secara berjenjang di tingkat Kementerian maupun BKN, sampai dengan pelaksanaan ukom itu sendiri, 

Tri Rahayu, selaku Ketua Tim Kerja SDM Aparatur Kanwil Kemenag Provinsi Lampung menyampaikan bahwa ukom ini bertujuan untuk memastikan setiap pejabat fungsional Manajemen ASN memiliki standar kompetensi teknis, manajerial, dan sosial kultural yang memadai. “Melalui uji kompetensi ini, kita ingin memastikan bahwa calon pejabat fungsional Manajemen ASN benar-benar memiliki kapasitas dalam pengelolaan manajemen kepegawaian secara profesional, akuntabel, dan berbasis sistem merit,” ujarnya.

Peserta diharapkan mampu menunjukkan pemahaman terhadap regulasi kepegawaian, kemampuan analisis data SDM, serta keterampilan dalam merumuskan rekomendasi kebijakan yang mendukung pengelolaan SDM aparatur secara efektif, efisien, dan akuntabel. Ukom diselenggarakan melalui metode computer-based test (CBT) serta metode presentasi dan wawancara secara daring sesuai jadwal pelaksanaan ukom.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan kualitas tata kelola manajemen ASN semakin meningkat dan mampu mendukung terwujudnya birokrasi yang profesional, berintegritas, dan berorientasi pada pelayanan publik. Pejabat pengelola kepegawaian juga mendapatkan kesempatan yang terbuka dan kompetitif untuk meningkatkan dan mengembangkan karirnya, sepanjang masih tersedia kebutuhan jabatan fungsional.

Editor: Abdul


Editor: Humas Kanwil
Copyright : Datin Kanwil