Search

Umat Buddha Lampung Peringati Waisak dengan Tabur Bunga dan Tanam Pohon Matoa

umat-buddha-lampung-peringati-waisak-dengan-tabur-bunga-dan-tanam-pohon-matoa
Fotografer: Humas Kanwil

Lampung, Kanwil Kemenag (Humas) — Dalam rangka menyambut Hari Tri Suci Waisak 2569 BE Tahun 2025, Bimas Buddha Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Lampung bersama umat Buddha Provinsi Lampung melaksanakan upacara dan tabur bunga di Taman Makam Pahlawan Tanjung Karang, Minggu (4/5/2025). Kegiatan ini dirangkaikan dengan penanaman pohon matoa sebagai bagian dari aksi kepedulian terhadap lingkungan yang bertepatan dengan peringatan Hari Bumi beberapa waktu lalu.

Pembimas Buddha Provinsi Lampung, Sariyono, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan agenda rutin yang setiap tahunnya digelar sebagai bentuk penghormatan kepada para pahlawan. Tahun ini, momentum tabur bunga diperluas dengan kegiatan menanam pohon sebagai bentuk nyata pelestarian lingkungan hidup.

"Ini adalah bagian dari rangkaian perayaan Waisak yang juga bertepatan dengan Hari Bumi ke-55. Karena itu, selain tabur bunga, kita juga menanam pohon matoa sebagai simbol penghijauan dan pengabdian kepada bumi," ujar Sariyono.

Pembimas Buddha Sariyoni menjelaskan bahwa kegiatan menanam pohon telah dimulai sejak 20 April dan puncaknya pada 22 April 2025 secara nasional di lingkungan rumah ibadah Buddha. Gerakan ini merupakan implementasi dari Eco Dharma, bagian dari Asta Program Prioritas Menteri Agama yang mengajak umat beragama terlibat aktif dalam menjaga bumi melalui pendekatan teologi.

"Penanaman pohon di rumah ibadah adalah bentuk dari Eco Teologi, dan kami mengajak semua umat untuk berpartisipasi dalam kegiatan bermanfaat seperti ini,” katanya.

Selain kegiatan lingkungan, peringatan Waisak tahun ini juga diisi dengan berbagai kegiatan sosial dan keagamaan yang berlangsung sepanjang 11 April hingga 12 Mei 2025. Program tersebut dikenal dengan nama Vesakha Sananda 2569 BE/Tahun 2025 yang meliputi pendalaman Dhamma, kegiatan Eco Theologi, kegiatan sosial, hingga perjalanan spiritual tudong ke Candi Borobudur.

"Kami menghimbau umat Buddha di Lampung agar memaknai Waisak dengan memperluas welas asih tidak hanya kepada sesama, tetapi juga kepada para pahlawan dan lingkungan sekitar,” tambahnya.

Kegiatan upacara dan penanaman pohon di TMP Tanjung Karang ini melibatkan seluruh majelis agama Buddha yang ada di Provinsi Lampung MBI, Walubi dan lain sebagainya. Hadir pula para tokoh lintas majelis yang bersama-sama mengikuti tabur bunga dan penanaman pohon dengan khidmat.

"Ini menunjukkan bahwa umat Buddha di Lampung bersatu dalam semangat bakti, welas asih, dan kepedulian sosial demi bangsa dan bumi yang kita cintai,” tutup Sariyono. (Mela Basyar/ Rizki)


Editor: Humas Kanwil
Copyright : Datin Kanwil