Lampung Barat, MTsN 1 (Humas) - - Madrasah Tsanawiyah Negeri 1 Lampung Barat kembali menggelar upacara bendera rutin pada Senin pagi. Upacara yang diikuti oleh seluruh siswa dan stakeholder madrasah tersebut berlangsung khidmat, dengan anggota Organisasi Siswa Intra Madrasah (OSIM) bertugas sebagai petugas upacara.
Bertindak sebagai inspektur upacara Siti Nasiah Yuni, S.Pd., yang juga menjabat sebagai Wakil Kepala Madrasah Bidang Sarana dan Prasarana, menyampaikan beberapa pesan penting kepada seluruh peserta upacara.
Dalam amanatnya, Siti Nasiah Yuni, atau yang akrab disapa Bu Nasiah, menyoroti pentingnya menjaga kebersihan lingkungan madrasah.
“Sarpras yang kita miliki di MTsN 1 Lambar harus kita jaga bersama. Fasilitas yang ada bukan hanya untuk digunakan, tetapi juga harus dirawat agar bisa terus bermanfaat bagi kita semua,” ujar Nasiah di hadapan para siswa dan guru yang hadir.
Lebih lanjut, Nasiah menyinggung tentang kondisi sarana dan prasarana di madrasah, termasuk fasilitas kebersihan. Ia menekankan bahwa kebersihan lingkungan madrasah merupakan tanggung jawab bersama, bukan hanya petugas kebersihan, tetapi juga seluruh warga madrasah.
Pada kesempatan tersebut, Nasiah juga menyerukan gerakan "Madrasah Bebas Sampah Plastik."
Nasiah mengajak seluruh siswa dan staf untuk kembali mengurangi penggunaan plastik sekali pakai dan mulai beralih menggunakan bahan yang lebih ramah lingkungan.
Menurutnya, langkah ini sangat penting untuk menjaga lingkungan mengingat bahwa madrasah kita meraih predikat Adiwiyata Nasional.
Nasiah juga menekankan bahwa upaya menjaga kebersihan dan mengurangi sampah plastik harus menjadi budaya di MTsN 1 Lambar.
Ia berharap seluruh siswa dapat menjadi pelopor dalam gerakan ini dan turut menyebarluaskan kesadaran lingkungan di keluarga dan masyarakat sekitar.
Upacara yang berlangsung selama kurang lebih satu jam tersebut diakhiri dengan pembacaan doa dan penghormatan kepada bendera merah putih. Seluruh rangkaian upacara berjalan lancar berkat kerja sama yang baik antara para petugas upacara dari OSIM dan para guru pembina.
Setelah upacara, Nasiah bersama dengan beberapa guru lainnya melakukan pengecekan terhadap kondisi kebersihan di lingkungan madrasah. Langkah ini diambil sebagai tindak lanjut dari seruan untuk mewujudkan madrasah yang bebas dari sampah plastik.
Para siswa terlihat antusias dengan ajakan Waka Sarpras itu. Beberapa di antara mereka langsung berdiskusi dengan teman-temannya mengenai cara-cara praktis untuk mengurangi sampah plastik di lingkungan madrasah.
Dengan adanya gerakan ini, MTsN 1 Lambar berharap dapat menjadi contoh bagi sekolah-sekolah lain dalam menciptakan lingkungan belajar yang bersih, nyaman, dan ramah lingkungan. (Betrik/Mela Basyar)
