Search

Ustzh Mifta Sampaikan Kultum Empat Golongan Yang Dirindukan Surga

ustzh-mifta-sampaikan-kultum-empat-golongan-yang-dirindukan-surga
Fotografer: Humas Kanwil

Tulang Bawang Barat, Kemenag (Humas) -- Bertempat di Radio Elegan, Senin (10/03/2025), Penyuluh Agama Islam Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tulang Bawang Barat, Ustzh. Mifta Khussalamah, S.H., menyampaikan Kultum dengan tema "Golongan Orang Yang Dirindukan Surga".

Dalam kultum menjelang berbuka puasa, Mifta menjelaskan bahwa 4 (empat) golongan orang yang dirindukan surga.Pertama adalah Golongan orang gemar membaca Al Quran (Taalil Qur'an). Orang-orang yang lisannya senantiasa digunakan untuk membaca kalam Allah SWT Yakni orang-orang yang selalu meluangkan waktu untuk membaca Al-Quran. Bukan menunggu waktu luang untuk membaca Al-Quran.

Al-Qur’an merupakan wahyu yang diturunkan oleh Allah SWT kepada Nabi Muhammad SAW sebagai pedoman bagi umat manusia. Bahkan begitu besarnya pahala orang yang membaca Al-Qur’an, sehingga setiap huruf yang dibaca Allah akan membalasnya dengan 10 kebaikan, selain itu orang yang rajin membaca Al Quran hatinya akan menjadi tenang. 

Golongan Kedua adalah orang yang selalu menjaga lisannya dari berkata kotor, mencaci-maki, dan menghujat (Wa Haafidzii lisan). Golongan Kedua ini termasuk orang-orang yang beriman. Lidah memang merupakan bagian tubuh yang tidak bertulang akan tetapi ia lebih tajam dari sebilah pedang. Ada berbagai macam bahaya lidah, salah satunya adalah perkataan yang tidak bermanfaat yang dapat membuat hati kasar yang bahkan ada dampak sangat luar biasa yang bisa ditimbulkan oleh lidah, seperti bisa menyebabkan pertengkaran. “Orang yang mampu menjaga lidahnya, tidak akan menyakiti orang lain dengan bahasa yang digunakan akan dirindukan surga," terangnya.

Selanjutnya Golongan Ketiga adalah Orang yang memberi makan terhadap orang yang kelaparan (Wa Muth'mimul Jii'an) yaitu Orang yang senantiasa membantu orang lain yang membutuhkan. Allah SWT akan membalas kebaikan yang dilakukan oleh hambanya. 

Miftah menerangkan  dengan menolong seorang yang kelaparan kita telah punya andil untuk menyelamatkan keberlangsungan suatu kehidupan.

Golongan Keempat adalah Orang yang berpuasa di bulan Ramadhan (Wa Shooimiina Fi Syahri Ramadhan) adalah orang yang senantiasa menjalankan ibadah puasa di bulan suci Ramadhan. Maka, bersyukurlah bagi mereka yang senantiasa melaksanakan puasa Ramadhan. Kehadiran mereka dirindukan oleh surga. Allah SWT juga telah menyediakan pintu surga bagi orang yang melaksanakan ibadah puasa.

Puasa berperan sebagai pelindung manusia dalam segala perbuatan maksiat seperti perkataan buruk, berbuat kebodohan, berkelahi, menghina dll. Saat berpuasa, umat muslim akan senantiasa memperbanyak amal kebajikan dan ganjaran pahala akan diberikan langsung oleh Allah Swt dengan pahala dilipatgandakan. (Nf/Ea)


Editor: Aditya Catur


Editor: Humas Kanwil
Copyright : Datin Kanwil