Lampung (Humas) --- Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela menegaskan bahwa perayaan Paskah Nasional Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) tahun 2026 menjadi momentum penting untuk mendorong transformasi generasi muda. Hal itu disampaikan dalam kegiatan yang digelar di Gereja Kristen Protestan Angkola Bandar Lampung, Sabtu (25/4/2026).
Menurut Wakil Gubernur, Paskah tidak hanya dimaknai sebagai perayaan keagamaan, tetapi juga sebagai refleksi kehidupan yang mengajarkan tentang pengorbanan, harapan, dan kebangkitan. Nilai-nilai tersebut dinilai relevan bagi generasi muda dalam menghadapi berbagai tantangan zaman.
"Indonesia kuat karena kebersamaan, perjumpaan, dan nilai-nilai yang dijaga bersama. Semangat itu terlihat dalam perayaan Paskah GMKI yang menghadirkan mahasiswa dari berbagai daerah," ujarnya.
Ia menilai, generasi muda yang tergabung dalam GMKI memiliki potensi besar untuk menjadi motor perubahan. Dengan idealisme dan keberanian yang dimiliki, mahasiswa diharapkan mampu berkontribusi nyata dalam kehidupan sosial dan pembangunan bangsa.
"Generasi muda harus memiliki kemampuan berpikir kritis, empati sosial, dan keberanian untuk terlibat langsung di tengah masyarakat. Itu yang akan menentukan masa depan Indonesia," katanya.
Jihan Nurlela juga mengajak para kader GMKI memanfaatkan masa muda secara produktif, termasuk melalui aktivitas organisasi yang membentuk karakter kepemimpinan dan kepekaan sosial.
Sementara itu, Pelaksana Tugas Pembimbing Masyarakat (Plt. Pembimas) Kristen, Sri Aslawati Lubis, menyampaikan bahwa Paskah merupakan momentum transformasi iman yang harus diwujudkan dalam tindakan nyata.
"Paskah bukan sekadar seremoni, tetapi panggilan untuk mengalami perubahan hidup yang berdampak bagi sesama dan bangsa," ujarnya.
Ketua Panitia Paskah Nasional GMKI 2026, Sonya Simanjuntak, dalam laporannya menyebutkan bahwa rangkaian kegiatan tidak hanya berfokus pada ibadah, tetapi juga aksi sosial.
Kegiatan tersebut meliputi bakti sosial di panti asuhan, kunjungan ke rumah tahanan, serta aksi donor darah yang melibatkan kader GMKI, pemuda gereja, dan masyarakat.
"Seluruh kegiatan dirancang agar memberikan dampak langsung bagi masyarakat sebagai wujud nyata kasih yang dihidupi bersama," ujarnya.
Ia menambahkan, pelaksanaan kegiatan dilakukan secara gotong royong dengan melibatkan berbagai pihak, mulai dari kader, alumni, hingga dukungan pemerintah daerah.
Perayaan Paskah Nasional GMKI 2026 ini dihadiri peserta dari berbagai wilayah di Indonesia. Selain menjadi ajang ibadah, kegiatan ini juga menjadi sarana konsolidasi spiritual dan penguatan peran mahasiswa dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Melalui momentum ini, para peserta diharapkan mampu menghidupi nilai-nilai kebangkitan Kristus serta menjadi agen perubahan yang membawa damai dan harapan di tengah masyarakat. (Humas)
Penulis : Anggithya