Lampung, Kemenag (Humas)-- Sebanyak 71 siswa Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Pesawaran mengikuti wisuda Tahfidzul Qur’an dalam acara Haflah Khotmil Qur’an, Senin (16/6/2025). Mereka dinyatakan lulus setelah berhasil menghafal Juz 26 hingga 30, sebagai bagian dari program tahfidz madrasah.
Plt.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pesawaran, Erwinto, yang hadir dalam
kegiatan ini, menyampaikan bahwa pendidikan karakter harus menjadi prioritas
utama dalam setiap proses pembelajaran, termasuk tahfidzul Qur’an.
“Menghafal Al-Qur’an penting, tetapi lebih penting lagi membentuk akhlak yang baik. Jangan sampai anak tertekan demi mengejar target,” ujar Erwinto singkat.
Ia mengingatkan agar para orang tua dan guru tidak semata-mata berorientasi pada hasil, namun lebih pada proses pendidikan yang mengedepankan kasih sayang, keteladanan, dan keikhlasan.
“Kita
ingin anak-anak tumbuh sebagai pribadi Qurani yang berkarakter, bukan sekadar
penghafal,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala MIN 1 Pesawaran, Firmansyah, menyampaikan bahwa dari total 989 siswa, sebanyak 200 mengikuti program tahfidz, dan 71 di antaranya berhasil menyelesaikan hafalan hingga Juz 30.
“Program ini terus kami dorong sebagai bagian dari integrasi kurikulum Qur’an dan karakter,” ujarnya.
Haflah Khotmil Qur’an menjadi simbol komitmen madrasah dalam mencetak generasi beriman dan berakhlak. Sebelum kegiatan ditutup dengan doa bersama dan penyerahan piagam kepada para wisudawan ada uji kompetensi wisudawan dengan sambung ayat dan wisudawan lancar menjawab tantangan penguji Baik dari Plt. Kanwil Kemenag Lampung, maupun dari kakan Kemenag Pesawaran
(Fadilah/Aditya/Kevin)
