Lampung Barat, MTsN 1 (Humas) - - Madrasah Tsanawiyah Negeri 1 Lampung Barat melaksanakan kegiatan Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dan Profil Pelajar Rahmatan Lil'alamin ( P2RA). P5 dan P2RA merupakan salah satu program kurikulum merdeka yang memberikan pengalaman langsung sesuai dengan karakteristik lingkungan sekolah, Kamis 1 Februari 2024.
Kegiatan P5PPRA yang mengusung tema Kearifan Lokal Lampung Barat "Berbagai macam jenis kearifan lampung barat, permainan tradisional, makanan khas, dan tradisi lampung barat". itu dibuka langsung oleh Kepala Madrasah Desi Arisandi,S.Pd.I.,MM.Pd., yang diwakili oleh Kepala Urusan Tata Usaha Atafik,S.Pd.I.,MM, dan turut dihadiri oleh Dewan Guru, Staff Tu maupun Para Peserta Didik MTsN 1 Lambar.
Dalam Kesempatan Itu atafik mengujarkan, "Pelajar Pancasila merupakan pelajar yang berkarakter dan berperilaku sesuai nila-nilai Pancasila serta memberikan pengetahuan dan keterampilan tambahan dari lingkungan sekitar. Sedangkan Profil Pelajar Rahmatan lil Alamin merupakan pelajar yang bertakwa, berakhlak mulia, serta beragama secara moderat." Ujarnya.
“kegiatan yang dilaksanakan selama 2 pekan yakni mulai dari tanggal 01 sampai dengan 17 februari ini diikuti oleh seluruh siswa-siswi kelas VII dan VIII dengan berbagai macam penampilan dan hidangan local dengan prinsip kearifan lokal” imbuh atafik.
Lebih lanjut, atafik menjelaskan P5 dan PPRA merupakan implementasi atau rangkaian pembelajaran dari kurikulum Merdeka. Proyek yang harus dilaksanakan dari pembelajaran P5 dan PPRA dikelas VII dan VIII, atau dalam tahun pertama minimal tiga proyek dengan 3 tema yang berbeda. Tiga tema yang akan direncanakan adalah
Gaya hidup berkelanjutan, Kearifan lokal, dan Bangunlah jiwa dan raganya.
Beliau berharap, semoga tiga tema yang direncanakan tersebut dapat dilaksanakan dengan lancar dan diharapkan kegiatan ini memberikan dampak bagi terwujudnya peserta didik yang memiliki Profil Pelajar Pancasila (P5) dan Pelajar Rahmatan Lil ‘Alamin (PPRA).
Desembri,M.Pd., Selaku Waka bidang kurikulum menjelaskan, "Alhamdulillah implementasi kurikulum Merdeka dengan melaksanakan kegiatan P5 dan PPRA untuk kelas VII dan VIII sudah berlangsung dengan lancar. Alhamdulillah sudah mampu menghasilkan produk salah satunya dengan cara kembali mengingat budaya dan tradisi pada zaman era 90an.
“Semangat untuk peserta didik kelas VII dan VIII dalam proses mengikuti pembelajaran, dan semangat untuk bapak/ibu guru dalam menjalani pemelajaran berkarakter,” pesan sang Waka Kurikulum untuk peserta didik dan dewan guru.
Sementara itu para peserta didik mengungkapkan, "Kami sangat semangat dan sangat senang dalam mengikuti semua kegiatan P5 dan PPRA ini, karena kami dapat mempelajari semua hal-hal dikehidupan sehari-hari, meningkatkan kepekaan dan kepedulian terhadap lingkungan sekitar serta dapat memberikan pengalaman nyata dalam mewujudkan nilai-nilai luhur Pancasila melalui serangkaian aktivitas projek pembelajaran."Ujar mereka secara kompak.
“kami semua pun yang turut serta dalam kegiatan ini mendapatkan banyak sekali pengalaman dari bapak/ibu guru dan teman-teman dalam mengikuti P5 dan PPRA,” tutur siswa-siswi tersebut. (Septi/Betrik)
