Lampung, Kemenag (Humas) –Keputusan Menteri Agama Nomor 450
tahun 2024 tentang Pedoman Implementasi Kurikulum pada RA, MI, MTs, MA, dan MAK, di
luncurkan di Lampung, Kedatangan Direktur Jendral Kementerian Agama Abu
Rokhmad, Direktur KSKK Muchamad Sidik Sisdiyanto, dan Yogi Anggraena Kepala
Pusat Kurikulum dan Pembelajaran Kemendikbud
Ristek disambut langsung Ka Kanwil
Provinsi Lampung Puji Raharjo, dengan di dampingi Kepala Bidang Pendidikan Madrasah
Ahmad Rifa’i di MAN Insan Cendekia (IC) Lampung Timur, Rabu (10/07/24).
Puji Raharjo, Kakanwil Kemenag Provinsi Lampung, mengucapkan
Selamat datang kepada seluruh tamu undangan "Selamat datang
kepada Bapak Ibu semua di Kampus MAN
IC Lampung Timur, Lampung adalah Indonesia Mini, selamat menikmati keindahan Provinsi Lampung,”
sambutnya.
“Sebagai tuan rumah mohon maaf atas segala kekurangan, mari kita sukseskan bersama-sama KMA NO. 450 ini, semoga kita bisa mewujudkan Madrasah yang Maju, Bermutu dan Mendunia,” papar Kakanwil.
Direktur KSKK Muchamad Sidik Sisdiyanto menyampaikan, terkait Launching KMA Nomor 450 Tahun 2024 ,“Pusat kurikulum dan pembelajaran KMA Nomor 450 ini adalah pengganti KMA nomor 347 tahun 2020 merupakan pedoman implementasi kurikulum pada RA, MI, MTs, MA dan MAK, sampai saat ini data Madrasah yang sudah melaksanakan kurikulum Merdeka sebanyak 66,6% dari 86.514,” ungkap Sidik
"Kurikulum 13 sudah tidak berlaku lagi dan mulai 27 maret 2024 kurikulum yang berlaku adalah
kurikulum Merdeka, terima kasih kepada Jajaran KSKK semoga apa yang akan di
rancang ini menjadi kenyataaan,” tambahnya.
Direktur Jendral Pendidikan Islam, Abu Rokhmad menyampaikan pentingnya KMA 450 dalam penerapan kurikulum merdeka. "KMA No. 450 merupakan langkah strategis untuk mewujudkan profil anak-anak didik menuju indonesia emas 2045, selain itu juga untuk mendorong penerapan Kurikulum Merdeka yang bertujuan meningkatkan kualitas pendidikan agama Islam di Indonesia. Dengan merujuk pada kebutuhan zaman dan tantangan global, kurikulum ini dirancang untuk memperkuat karakter peserta didik serta mempersiapkan mereka dalam menghadapi dinamika global saat ini,” terangnya.
Untuk Kurikulum Merdeka jenjang RA, MI, MTS, MA, dan MAK Abu
Rohmad menyarankan agar kursil pendidikan segera mengacu kepada KMA 450 tahun
2024 yang baru saja di launching. KMA
450 harus diberikan Ruh, mari bersama-sama kita menghidupkan KMA ini, agar
anak-anak didik, betul betul hidup dan
mencapai mimpi kita semua dengan adanya innovasi, dan kreasi sebagai tugas kita,
Kepala Madrasah, para Guru dan Pengawas untuk mensukseskan KMA No. 450 Tahun 2024,” paparnya.
Dalam kesempatan yang sama, Yogi Anggraena selaku Kepala Pusat Kurikulum dan Pembelajaran Kemendikbud Ristek menyampaikan bila Kurikulum itu sangat penting, supaya kita semua cifitas mengikuti pedoman pemerintah, agar capaian pemerintah, profil anak didik sesuai dengan apa yang ada dalam tujuan kurikulum itu sendiri. “Dengan kerjasama dan sinergi antara Kanwil Kemenag melalui Bidang Pendidikan Madrasah, Kepala madrasah, Guru dan Pengawas kita bisa mewujudkan madrasah maju, bermutu dan mendunia,”tutupnya (Fadilah/Aditya/Baihaqi)
