Way Kanan, MIN 3 (Humas) — Dalam upaya mewujudkan pendidikan yang humanis dan berkarakter, Madrasah Ibtidaiyah Negeri 3 Way Kanan mengikuti kegiatan Sosialisasi Kurikulum Berbasis Cinta yang diselenggarakan oleh Forum Kepala Madrasah di MIN 1 Way Kanan pada Kamis, 9 Oktober 2025.
Kegiatan ini dihadiri oleh Tim Kanwil (GDK) serta Alamsyah sebagai Ketua Tim Kurikulum, Kamad Se-kabupaten Way Kanan, guru, dan tenaga kependidikan dari berbagai satuan pendidikan di lingkungan Kementerian Agama Kabupaten Way Kanan.
Sosialisasi
tersebut bertujuan untuk memperkenalkan konsep kurikulum yang berlandaskan
nilai cinta, baik cinta kepada Alloh SWT, sesama manusia, maupun dilingkungan.
Melalui pendekatan ini, diharapkan proses pembelajaran di madrasah tidak hanya
menekankan pada aspek kognitif, tetapi juga membentuk karakter peserta didik
yang penuh kasih sayang, empati, dan tanggung jawab.
Narasumber kegiatan, Nasrul selaku Tutor Nasional, dalam pemaparannya menyampaikan bahwa kurikulum berbasis cinta merupakan upaya menanamkan nilai-nilai kemanusiaan dalam pendidikan. “Cinta harus menjadi dasar dari setiap tindakan pendidik. Dengan cinta, guru dapat menumbuhkan semangat belajar peserta didik, menciptakan suasana kelas yang hangat, dan membangun karakter yang utuh,” ujarnya.
Guru-guru MIN 3 Way Kanan tampak antusias mengikuti kegiatan ini. Mereka terlibat aktif dalam sesi diskusi dan berbagi pengalaman mengenai cara menanamkan nilai cinta dalam proses pembelajaran. Konsep kurikulum berbasis cinta ini dinilai selaras dengan visi madrasah yang mengedepankan akhlak mulia dan keseimbangan antara ilmu serta karakter.
Kepala MIN 3 Way Kanan, Midi, mengungkapkan bahwa kegiatan ini menjadi motivasi bagi para pendidik untuk terus berinovasi dalam menciptakan pembelajaran yang menyenangkan dan bermakna. Melalui penerapan kurikulum berbasis cinta, madrasah diharapkan mampu menjadi tempat tumbuhnya generasi yang cerdas, berakhlak, dan penuh kasih.
Dengan terselenggaranya sosialisasi ini, MIN 3 Way Kanan berkomitmen untuk terus mendukung penerapan kurikulum berbasis cinta sebagai bagian dari langkah nyata dalam mewujudkan pendidikan yang humanis, berkarakter, dan berlandaskan nilai-nilai spiritual.(Al-Bhany/Asep)
Editor : Fadilah